Postingan

Pemilihan ketua RW Sukatani

Gambar
 Tanggal 13 Desember 2025 warga Sukatani desa Cililin Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat telah menyelenggarakan pemilihan ketua RW yang baru, dimana ketua RW yang lama telah habis masa baktinya. Pelaksanaan Pemilihan ketua RW 05 dilaksanakan di halaman belakang mesjid Mariam. Ketua panitianya di pimpin oleh Tokoh Masyarakat yang bernama Iman Rukmanudin. Sedangkan yang menjadi calonnya no Urut 1 Dharma Chairana Putra dan no urut 2 bernama Wawan Rusmana. Selama masa kampanye masing masing calon secara gencar meraih simpati warganya namun masih dalam suasana kondusif. Aman tentram dan damai. Setelah pencoblosan selesai maka dibukalah kotak suara. Dan ternyata peraih suara terbanyak dimenangkan oleh nomor 1 Dadan Chairana atau biasa di panggil A Dadan.

Bikin story book lewat Gemini google

 Bikin cerita ringkas gak usah ribet pakai saja Gemini google seperti ini https://g.co/gemini/share/912de39271af Paling 3 menit sudah beres.

Mahkota Binokasih

Gambar
  “MAKNA & FILOSOFI MAHKOTA BINOKASIH SANGHYANG PAKE SERTA BAJU KEBESARAN PENGANTIN KASUMEDANGAN” Setiap tahun, Mahkota Binokasih menjadi bagian dari Kirab Panji dan pusaka Sumedang. Namun, tidak banyak yang mengetahui filosofi mendalam yang terkandung di dalamnya. SEJARAH MAHKOTA BINOKASIH Mahkota Binokasih, juga dikenal sebagai Binokasih Sanghyang Pake, merupakan simbol kebesaran dan kejayaan yang diwariskan dari Kerajaan Sunda Pajajaran kepada Sumedang Larang. Mahkota ini bersusun tiga, melambangkan konsep Tri Tangtu dalam kepercayaan Sunda. Berdasarkan Carita Parahyangan, Mahkota Sanghyang Pake dibuat oleh Batara Guru di Jampang sebagai penanda penobatan Wastu Kancana menjadi Raja. Mahkota ini merupakan hasil dari tapa bakti dan merupakan tiruan dari mahkota Sanghyang Indra. Hyang Bunisora memerintah Pakuan Sunda Pajajaran antara tahun 1357–1371, sebelum akhirnya digantikan oleh Wastu Kancana yang memerintah selama 103 tahun lebih. Saat Pajajaran jatuh pada 8 Mei 1579, empa...

Dungusema Tempo doeloe

Ngabejaan bulu Tuur Dungusema, yahh…. Dungusema, sebuah nama yang tidak dikenal secara luas. Orang luar tahunya nama Gang Gemah, Ripah Subur, Makmur Denki. Hal itu dikarenakan banyak teman yang menanyakan asal penulis, menyebutkan nama Dungusema, mereka mengernyitkan alisnaya tanda sebuah kebingungan, ketika dijelaskan baru lah mereka secara diraba-raba tahu. Tulisan ini adalah sebuah catatan yang ditulis tahun 1987 oleh Iwan dan Neng Yuyun dengan Nara sumber tokoh RW O3 Kelurahan Ciseureuh Kecamatan Regol Kota Bandung Bernama pak Dikdik Supardi bin Idi dan Bapak Dais Mari kita kupas arti kata dari dungusema itu . Dungusema berasal dari dua kata Dungus dan Maung. Dungus berarti tempat atau sarang, yang pada waktu itu sama dengan rungkun atau sebutlah hutan. Maung gak usah dijelaskan. Dengan demikian maka Dungusema itu adalah tempat/sarang Maung. Menurut pak Diidik Supardi   (Alm) warga   RT 05   yang dulu pernah ditanya pada tahun 1987. Cerita Beliau, sebutlah...

Rusuh Pertandingan Persija Vs Sriwijaya FC.

Gambar
Pertandingan antara Persija dan Sriwijaya FC, pada hari Sabtu (25/6-16) di SUGBK, pada pertandingan ILC, dihentikan ditengah jalan, hal ini dikarenakan  olah para suporter persija yang bertindak beringas. Dalam kejadian tersebut mengakibatkan 2 orang petugas kepolisian mengalami hal kritis kesehatannya, seorang pedagang Minuman keliling yang berusia  62 tahun pun menjadikan korban dari kekejaman para suporter, serta beberapa kendaraan ruksak dan rastusan suporter diamankan oleh pihak kepolisian. Kompol Krisna Murni berang dan akan mengejar semua pelaku kejahatan tersebut. semoga para korban cepat sembuh, dan para pelaku menyadari kekeliruannya. .   dari berbagai sumber